Skip to main content

Posts

"NGOPI" Yuk!

   Sabtu-malam minggu, 23 Maret 2019, FLP cabang Ciputat kembali menghadirkan agenda-agenda menarik dengan eksistensinya yang mencengangkan. "NGOPI" sebutan populernya dikalangan anggota FLP C, kegiatan ini merupakan salah satu agenda penting yang rutin dilakukan oleh FLP C. Dimana NGOPI ini maksudnya adalah ngobrol penuh inspirasi, dengan mendatangkan sesosok penulis istimewa dari berbagai kalangan dan genre. Penulis ini merupakan anggota dari FLP C sendiri, baik dari alumni, pengurus, maupun anggota. Tujuan diadakannya agenda ini adalah semata-mata untuk memotivasi teman-teman FLP C, pun FLP di seluruh cabang Indonesia serta berbagai kalangan di seluruh Nusantara dan Mancanegara. Pic. by Hujan     Agenda NGOPI ini sudah lumayan lama tertidur pulas, hingga Sabtu ini kembali bangun dan bangkit dari hibernasi panjangnya. Dengan pembicara dari salah satu pengurus FLP C yang namanya sudah melejit di seantero jagat raya, yang sudah pasti seluruh penduduk bumi m...
Recent posts

Silaturrahmi Karawitan Jawa UIN Syahid dengan UI Depok

    Sabtu, 23 Maret 2019 Elemen Karawitan Jawa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengadakan kunjungan khusus di salah satu UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Universitas Indonesia. Kunjungan kali ini adalah salah satu agenda penting dari program kerja Ketua Elemen Karawitan Jawa Tarbiyah yang kini dijabat oleh Intan Dwi Apriliani. Tujuan diadakannya kunjungan ini semata-mata untuk ajang bersilaturrahmi antar pemain Karawitan Jawa atau yang biasa disebut dengan Wiyogo .     Silaturrahmi ini disamping sebagai ajang perkenalan, pun juga sebagai ajang menambah relasi, pengetahuan, sharing ide dan pengalaman serta sebagai ajang belajar memainkan Karawitan Jawa secara bersama-sama dengan rekan-rekan Mahasiswa Universitas Indonesia. Para Wiyogo dari UIN Syahid yang teramat penasaran dengan keadaan dan seluk beluk UKM Karawitan Jawa di UI Depok akhirnya mendapatkan suatu pencerahan dan ilmu baru dari para Wiyogo UI Depok tersebut. Dalam ...
Pelepasan KKN Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 2018     Selasa, 17 Juli 2018 di Auditorium Harun Nasution UIN Jakarta ramai oleh mahasiswa semester 7. Sekitar 2000 mahasiswa berbondong-bondong masuk ke dalam Auditorium yang dipandu oleh panitia. Auditorium penuh hingga para mahasiswa ada yang tidak mendapatkan bangku untuk duduk, mereka kemudian berinisiatif duduk di lantai pada balkon-balkon lantai 2 auditorium. Dengan agenda pelepasan KKN Mahasiswa UIN Jakarta, beberapa orang penting hadir dalam acara tersebut, mulai dari Rektor beserta jajarannya, dari pihak PPM beserta jajarannya, dan juga dari Kementerian Sosial beserta jajarannya.   Menurut bapak Rektor Prof. Dr. Dede Rosyada mengatakan bahwa KKN UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tahun 2018 merupakan KKN yang baru diadakan dengan diikutsertakan sembilan fakultas dan tiga fakultas tidak diikutsertakan. Ditempatkan pada daerah-daerah terpencil, perbatasan, kebangsaan, dan internasional serta in kampus....

Rakyat Cerdas, Sejarah Baru Untuk Indonesia

Senin, 07 Mei 2018. Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat.       Dalam acara Diskusi Panel: Dialog Solutif Gerakan Daulat Desa, Menorehkan Sejarah Baru Indonesia Dalam Pilkada Serentak 171 Daerah 2018 serta Pemilu Serentak 2019 dengan tema: "Bangkitnya kedaulatan dan martabat rakyat dalam demokrasi pancasila."      Dinyatakan bahwa IT, ekonomi dan sosial merupakan elemen yang menjadi faktor penting dalam membangkitkan kedaulatan dan martabat rakyat dalam demokrasi pancasila.      Dan pendidikan politik itu sesungguhnya amat penting bagi masyarakat indonesia karena hal ini untuk menjadikan masyarakatnya cerdas agar mampu menjadi pengawas politik yang cerdas pula. Agar ia tahu bahwa sesungguhnya ia memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan hal yang salah, memiliki kesadaran untuk melaporkan hal-hal yang tidak baik kepada pihak yang berwajib. Semisal ada berita hoax yang meresahkan, sebaiknya mengecek terlebih dahulu berita...

Kongkow Kebudayaan bersama Bens Radio, Membuka Tabir Budaya Indonesia

KONGKOW KEBUDAYAAN "Menghadirkan Kebudayaan di Tengah Pesta Demokrasi"     Menurut Ridwan Saidi, sang budayawan senior atau yang biasa dikenal dengan panggilan akrab Babe Ridwan, menyatakan bahwa "Ulang tahun Jakarta tidak perlu diubah tanggal dan tahunnya, hanya saja narasinya yg perlu diubah, diperbaiki. Museum bahari itulah dari salah satu sisa-sisa abad voc ada." "Kita harus membangun Jakarta dengan melewati pintu peradaban." Pic by Lutfi R.     Adapun menurut Bang Zaki yang berprofesi sebagai dosen UIN Jakarta, menyajikan pemaparannya yakni Pesta Demokrasi itu adalah istilah di Indonesia, dimana biasanya selalu menyajikan pesta disertai para artis. Artis disini pun adalah artis yg pragmatis, memiliki poin penting dan menarik masyarakat untuk datang. Setiap partai pasti akan melakukannya dalam kegiatan kampanye. Padahal seharusnya akan lebih bermakna bila kampanye dilakukan dengan diadakan diskusi permasalahan yang terdapat di suatu d...

Pendidikan Anak Disabilitas

Pendidikan disabilitas    Jenis pendidikan disabilitas ada berbagai macam. Disabilitas adalah orang-orang berkebutuhan khusus, tidak dapat melakukan beberapa pekerjaan karena kecacatan secara fisik. ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) adalah anak-anak yang memiliki kesulitan belajar shingga menuntutnya untuk mengikuti pendidikan khusus bagi mereka. Mereka biasanya adalah anak-anak (orang-orang) yang selalu tinggal di rumah, gerakannya terbatas oleh kursi roda, membutuhkan dokter, membutuhkan pengobatan, dan bertingkah. Masalah yang mereka miliki muncul dari lingkungan yang tidak mendukung, bukan karena induvidu itu sendiri.     Golongan 1 adalah orang yang tuna netra, dan tuna rungu. Golongan kedua adalah golongan orang yang secara fisik tidak lengkap.    Sekolah dsabilitas juga dibedakan; SLB (berisis orang-orang disabilitas  yang sama), SDLB (Menggabungkan semua anak yang berbeda-beda disabilitasnya), dan pendidikan terpadu (sekolah reguler,...

Wisnu

Wisnu By Vadin el-Mhasir Namanya Wisnu, seorang anak laki-laki lucu berumur sekitar 4 tahunan. Wajahnya begitu polos, terlihat sekali dari mata bulat bening dan alis tebalnya, pipi gembilnya yang begitu mempesona mengalahkan kue bakpau. Dia seorang anak yang berbeda, begitu lincah dan mahir berbicara dengan lancarnya. Begitu banyak komentar dan pertanyaan yang terlontar dari bibir mungil anak itu. Begitu lucu nada bicaranya, tingkah laku lincahnya pun tidak ketinggalan, mengisyaratkan bahwa ia adalah anak laki-laki yang hidup dengan kebahagiaan, kasih sayang dan cinta. “Aku mau makan di tempat yang disana, di atas sungai seperti di kapal, airnya banyak ada bebeknya. Enak adem ada banyak pohon pisang juga, ayo kesana lagi..”    Selintas bicaranya memang seperti anak seusianya yang lain, tapi jika diperhatikan lagi, ia memiliki daya ingat dan perasa yang luar biasa. Nilainya akan berbeda, lebih tinggi dan bisa dibilang mencapai simbol A+. Ia seorang anak ...